Bismillah ...
Assalamualaikum ...
"Ukhti, kenapa menangis ?" Nina sahabat sekamarku membelai jilbabku penuh tanya.
"Dia memutuskan hubungan ta'aruf nya dengan ku, karna merasa aku bukan yag terbaik buat dia." Aku masih menangis tersedu.
"Ikhlaskan saja ukhti, insyaALLAHh nanti akan datang ikhwan yang juga lebih baik dari dia." Nina mencoba memotivasiku.
"Sulit ukhti, aku sudah berharap besar padanya."
"Aku tahu itu sulit, tapi bukan berarti ga bisa kan. Cinta mu sudah
berselimut nafsu, makanya sulit untukmu melepasnya. Bila cintamu hanya
bersandar padaNya, orang yang belum halal bagimu tak akan membuatmu
bersedih belama-lama apalagi sampai putus asa. Apa ukhti tak yakin
dengan janji ALLAH ??? Dia bukan jodohmu, jangan sia-siakan air matamu
demi cinta yang belum halal."
Sahabatku Nina mencoba mengingatkan ku dan membuatku tersadar hanya cinta Nya yang harus ku harapkan
Sahabat,
Ingatlah cinta kepada makhluk hanya sebuah aplikasi cinta kepadaNya,
kepada ALLAH tentunya. Jangan sampai kita tergolong orang-orang yang
"Mabuk Cinta" terhadap dunia dan isinya.
Ketika cinta yang di
wakili oleh syetan maka nafsulah yang akan berbicara. Syetan lah yang
akan membuat kita berbuat maksiat atas nama cinta ... Naudzubillah ...
"Demi ALLAH, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada
umat-umat sebelum kamu, tetapi setan menjadikan umat-umat itu memandang
baik perbuatan mereka (yang buruk), maka setan menjadi pemimpin mereka
di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih."
QS An Nahl (Lebah)/16: 63
Sungguh syetanlah yang membuat kemaksiatan indah di mata kita,dan kita
dengan pasrahnya rela di butakan syetan cinta dalam ketidak halalan.
Cinta seperti inilah yang membuatmu menangis berkepanjangan karna cinta
yang tidak halal.
Singkirkanlah syetan cinta itu dalam hatimu
ketika cinta yang belum halal bagimu meninggalkanmu, gantikanlah cintamu
pada cinta Nya, cinta pada ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala, maka engkau akan
di mudahkan untuk mendapakan kekasih sejatimu. Karna ALLAH lebih
mengetahui yang lebih baik bagimu.
Apabila kita mencintai
sesuatu tentu kita akan selalu mengingatnya, menyebut namanya, itu pun
yang akan kita lakukan ketika cinta yang tak kekal itu meninggalkanmu,
gantikan dengan menyebut dan mengingat pada Sang Maha Pecinta Yang
Kekal.
Ladang cinta yang di sirami oleh cinta Nya tentu akan
terus subur dan tumbuh terus mejulang sehingga jannah-Nya ...
Subhanallah ...
Sahabat, memang sulit melupakan kekasih yang
telah kita taruh harapan besar padanya, tapi sungguh selalu mengingatnya
pun hanya akan menjauhkan kita pada mengingatNya. Hanya dengan dekat
dengaNya, dengan Sang Pecinta Sejati, cinta palsu yang didukung syetan
itu akan hilang. Yakinlah, ALLAH akan terus dekat denganmu dan tak akan
membiarkanmu hidup tanpaNya.
Janganlah kau kejar cinta duniamu, tapi kejarlah cinta akhiratmu.
Maka cinta dunia akan mengikutimu saat engkau mengejar akhirat.
Biarkan ku kehilangan cinta yang tak halal bagiku, tapiku kan mendapatkan yang jauh lebih indah.
Cinta pada Sang Maha Pecinta.
Wallahu'alam bi Showwab ...
Semoga bermanfaat ...